BULETIN SDN PRAGAAN LAOK I
TAHUN 2025
TAHUN 2026
Sedikitnya, ada 130 peserta yang sejak pagi hingga siang
mengikuti latihan dengan materi PBB Tongkat. Dengan penuh semangat, adik-adik
penggalang yang duduk di kelas IV sampai VI ini mengikuti kegiatan tersebut.
Kak Arif, S.Pd., pembina pramuka SDN Pragaan Laok I dalam keterangannya menyampaikan bahwa materi
latihan rutin ini mendukung keterampilan yang dibutuhkan adik-adik untuk
mengikuti perkemahan dan penjelahan, yang juga telah diprogramkan secara rutin
oleh gugus depan
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) khususnya siswa
baru kelas 1 secara serempak dilaksanakan Senin 14 Juli 2025 di seluruh
Kabupaten Sumenep termasuk di SDN Pragaan Laok I. Acara yang dimulai dengan acara ramah tamah dengan para wali murid, pengenalan program-program sekolah dan sekaligus ucapan terima kasih kepada orang tua atas kepercayaannya menyerahkan pendidikan anaknya kepada SDN Pragaan Laok I.
Pada Tahun Ajaran 2025/2026 SDN Pragaan Laok I mendapatkan sebanyak 56 siswa baru lebih banyak dari tahun sebelumnya yakni 53 siswa baru. H. Affani Selaku Kepala SDN Pragaan Laok I dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa seandainya pelaksanaan SPMB tahun ini tidak terikat oleh Aturan Dinas Pendidikan tentang penetapan pagu maka SDN Pragaan Laok I dipastikan akan memperoleh 3 pagu karena ada sekitar 10 siswa yang ditolak.
Kegiatan MPLS akan berlangsung selama 5 hari, diharapkan siswa baru nantinya cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru..
SDN PRAGAAN LAOK I MENOLAK GRATIFIKASI DAN KORUPSI
DALAM PELAKSANAAN SPMB TAHUN 2025
Seluruh Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan SDN Pragaan Laok I berkomitmen untuk menolak segala bentuk gratifikasi dan praktik korupsi dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026. Langkah ini merupakan wujud nyata dari tekad sekolah dalam membangun sistem pendidikan yang bersih, adil, dan berintegritas tinggi.
Kepala SDN Pragaan Laok I, H. Affani, S.Pd.SD telah melakukan langkah langkah pencegahan dengan mengintruksikan atau memberi imbauan secara internal kepada pegawai ASN dan non ASN dilingkungan kerjanya untuk menolak gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya. Dia juga menghimbau kepada bawahannya untuk tidak memanfaatkan pelaksanaan SPMB untuk melakukan tindakan koruptif dan tindakan yang menimbulkan konflik kepentingan, bertentangan dengan peraturan, kode etik dan memiliki resiko sanksi pidana
Langkah kongkrit untuk mendukung komitmen tersebut SDN Pragaan Laok I dengan penuh keterbukaan dan transparansi telah mengumumkan perihal pelaksanaan SPMB tahun ajaran 2025 dari juknis pelaksanaan, persyaratan sampai kouta yang dibutuhkan melalui berbagai media sosial: facebook, WA, Tiktok dan website sekolah.
Mohammad Nurullah, S.Pd selaku Ketua Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026 juga berkomitmen untuk menerima semua calon murid baru yang mendaftar apabila memenuhi persyaratan yang ditentukan, apabila kouta yang ditentukan telah terpenuhi maka semua pendaftar berikutnya akan ditolak dan diarahkan untuk mendaftar di sekolah lain, hal tersebut bertujuan untuk menghindari adanya gratifikasi dan korupsi dalam pelaksanaan SPMB.
Dengan segala upaya ini, SDN Pragaan Laok I berharap dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam menegakkan budaya anti-korupsi sejak dini. Penerimaan siswa baru bukan hanya soal administratif, tetapi juga menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan profesionalisme di lingkungan pendidikan.
![]() |
| Mengusap Kepala Anak yatim |
Salah satu Amalan yang dianjurkan
oleh Rasulullah di hari Asyura ( tanggal 10 Muharram) adalah menyantuni anak
yatim. Beliau menggambarkan posisi orang yang ikut menanggung dan memikirkan
nasib anak yatim sejajar dengan beliau seperti berdekatannya jari telunjuk dan
jari tengah.
![]() |
| Menyerahkan santunan |
![]() |
OKARA 2024Merupakan Olimpiade matematika se Madura untuk tingkat SD, SMP dan SMA sederajat yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Matriks STKIP PGRI Sumenep Madura setiap tahun.
Peserta OKARA 2024 yang berkompetisi sebanyak 314 peserta yang terdiri dari 117 tingkat SD/MI, 95 peserta tingkat SMP/sederajat dan 102 tingkat SMA/sederajat
Alhamdulillah, siswa terbaik SDN Pragaan Laok I Anggun Aulya Salsabila putra dari Bapak Moh. Nuris keluar menjadi Juara 1 OKARA 2024 Olimpiade Matematika untuk jenjang Sekolah Dasar.
Plt. Kepala SDN Pragaan Laok I Laili, S.Pd,SD memberikan apresiasi khusus atas prestasi tersebut saat upacara bendera hari Senin.
DAFTAR ISI