Selasa, 01 Juli 2025

SDN PRAGAAN LAOK  I MENOLAK GRATIFIKASI DAN KORUPSI

DALAM PELAKSANAAN SPMB TAHUN 2025

Seluruh Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan SDN Pragaan Laok I berkomitmen untuk menolak segala bentuk gratifikasi dan praktik korupsi dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026. Langkah ini merupakan wujud nyata dari tekad sekolah dalam membangun sistem pendidikan yang bersih, adil, dan berintegritas tinggi.

Kepala SDN Pragaan Laok I, H. Affani, S.Pd.SD telah melakukan langkah langkah pencegahan  dengan mengintruksikan atau memberi imbauan secara internal kepada pegawai ASN dan non ASN dilingkungan kerjanya untuk menolak gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya. Dia juga menghimbau kepada bawahannya untuk tidak memanfaatkan pelaksanaan SPMB untuk melakukan tindakan koruptif dan tindakan yang menimbulkan konflik kepentingan, bertentangan dengan peraturan, kode etik dan memiliki resiko sanksi pidana

Langkah kongkrit untuk mendukung komitmen tersebut SDN Pragaan Laok I dengan penuh keterbukaan dan transparansi telah mengumumkan perihal pelaksanaan SPMB tahun ajaran 2025 dari juknis pelaksanaan, persyaratan sampai kouta yang dibutuhkan  melalui berbagai media sosial: facebook, WA, Tiktok dan website sekolah.

Mohammad Nurullah, S.Pd selaku Ketua Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026 juga berkomitmen untuk menerima semua calon murid baru yang mendaftar  apabila memenuhi persyaratan yang ditentukan, apabila kouta yang ditentukan telah terpenuhi maka semua pendaftar berikutnya akan ditolak dan diarahkan untuk mendaftar di sekolah lain, hal tersebut bertujuan untuk menghindari adanya gratifikasi dan korupsi dalam pelaksanaan SPMB.

Dengan segala upaya ini, SDN Pragaan Laok I berharap dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam menegakkan budaya anti-korupsi sejak dini. Penerimaan siswa baru bukan hanya soal administratif, tetapi juga menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan profesionalisme di lingkungan pendidikan.





Kamis, 05 Juni 2025

 GIAT 10 Muharram (Asyuro)

Mengusap Kepala Anak yatim

Salah satu Amalan yang dianjurkan oleh Rasulullah di hari Asyura ( tanggal 10 Muharram) adalah menyantuni anak yatim. Beliau menggambarkan posisi orang yang ikut menanggung dan memikirkan nasib anak yatim sejajar dengan beliau seperti berdekatannya jari telunjuk dan jari tengah.

Menyerahkan santunan


Kegiatan menyantuni anak yatim di 10 Muharram, yang sering disebut "Lebaran Anak Yatim", merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam. Kegiatan ini melibatkan memberikan santunan kepada anak yatim, baik berupa uang, makanan, pakaian, atau barang-barang lainnya, serta memberikan perhatian, kasih sayang, dan dukungan kepada mereka. 

Tak ingin melewatkan momentum yang sakral tersebut, para guru dan tenaga kependidikan lainnya   mengumpulkan donasi seikhlasnya antar rekan sejawat untuk memberikan santunan kepada anak yatim di lingkungan SDN Pragaan Laok I yang berjumlah 22 orang. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 16 Juli 2024. Tahun kemarin GIAT 10 Muharram dikomandani oleh Hj. Maria Ulfah, S.Th.I selaku guru PAI dan tahun ini dikomandani oleh Nurholis, S.Pd.SD selaku Guru dan Bendahara sekolah.

Rabu, 04 Juni 2025

 Juara 1 OKARA 2024

Olympiade Matematika Se Madura

 OKARA 2024
 Merupakan Olimpiade matematika se Madura untuk tingkat SD,   SMP dan   SMA sederajat yang diselenggarakan oleh   Himpunan       Mahasiswa   Prodi   (HMP) Matriks STKIP PGRI     Sumenep Madura   setiap tahun. 

 Peserta OKARA 2024 yang berkompetisi sebanyak 314 peserta   yang terdiri dari 117 tingkat SD/MI, 95 peserta tingkat   SMP/sederajat dan 102 tingkat SMA/sederajat 

 Alhamdulillah, siswa terbaik SDN Pragaan Laok I Anggun Aulya   Salsabila putra dari Bapak Moh. Nuris keluar menjadi Juara 1   OKARA 2024 Olimpiade Matematika untuk jenjang Sekolah   Dasar.

  Plt. Kepala SDN Pragaan Laok I Laili, S.Pd,SD memberikan   apresiasi khusus atas prestasi tersebut saat upacara bendera   hari Senin. 





 




 DAFTAR ISI

  1. Juara 1 ISCO Pediyah 2024
  2. Kegiatan Sholat Dhuha Berjemaah
  3. Pelepasan Siswa Kelas VI 2024-2025
  4. Penerimaan Siswa Baru 2025/2026
  5. Juara 1 Okara 2024
  6. Giat 10 Muharram 2024
  7. SDN Pragaan Laok I Menolak Gratifikasi 
  8. Kegiatan MPLS 2025/2026
  9. Galeri HUT RI Ke-80
  10. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
  11. Aksi Lufus 2025


Selasa, 03 Juni 2025

Pelepasan Siswa Kelas VI 2024/2025


Sebagai  puncak dari rentetan Kegiatan siswa akhir, SDN Pragaan Laok I menyelenggarakan acara perpisahan kelas VI Tahun Ajaran 2024/2025 pada hari Sabtu Tanggal 31 Mei 2025 di Aula SDN Pragaan Laok I. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas VI sebanyak 55 siswa, perwakilan dari wali siswa, dewan guru, dan juga pengawas bina Bapak Sujono, S.Pd.SD. Acara perpisahan kali ini diselengarakan sesederhana mungkin untuk mengurangi beban biaya yang harus ditanggung siswa atau wali siswa. 

Kegiatan perpisahan ini sekaligus menjadi media unjuk potensi dan bakat bagi adik adik kelas dalam memberikan pertunjukan yang menghibur untuk seluru hadirin yang ada seperti ; tari kreasi, tari daerah, musik albanjari dan lagu-lagu wajib perpisahan.
Dalam kesempatan itu pihak sekolah juga memberikan apresiasi buat peserta didik kelas VI yang memiliki prestasi akademik dan non akademik dengan harapan bisa memotivasi mereka untuk tetap berprestasi di sekolah yang baru.







Minggu, 01 Juni 2025

PROFIL GURU DAN TENDIK

Tahun Pelajaran 2024/2025

  •  

 Kegiatan Sholat Dhuha Berjemaah


Salah satu kegiatan pembiasaan dan pembentukan karakter peserta didik di SDN Pragaan Laok I adalah melaksanakan sholat dhuha untuk semua kelas dan sholat dhuhur  berjemaah.  Kegiatan sholat dhuha dilaksanakan setiap 2 kali dalam seminggu yang dilanjutkan dengan pembacaan surat yasin. Sementara sholat dhuhur berjemaah dilaksanakan khusus kelas IV, V dan VI secara bergiliran mengingat kapasitas musholla sekolah yang sangat terbatas.

Kegiatan sholat dhuhur dan pembacaan surah Yasin dimulai dari jam 06.30 s,d 07.00 tanpa mengurangi beban jam belajar peserta didik. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik yang islami yang memiliki kecintaan yang luar biasa pada Rabbnya.